Kamis, 02 Januari 2014

ASUHAN PERSALINAN KALA I : PERUBAHAN FISIOLOGIS DAN PSIKOLOGIS

PERUBAHAN FISIOLOGIS DAN MAKNANYA PADA KALA I PERSALINAN
  • TEKANAN DARAH
  • METABOLISME
  • SUHU
  • DENYUT NADI (FREKUENSI JANTUNG)
  • PERNAFASAN
  • PERUBAHAN PADA GINJAL
  • PERUBAHAN PADA SALURAN CERNA
  • RUBAHAN HEMATOLOGI
  • DOMINASI FUNDUS
  •  POLARITAS
  • KONTRAKSI DAN RETRAKSI
  • PEMBENTUKAN SBR DAN SAR
  • CINCIN RETRAKSI
  • PENIPISAN SERVIKS
  • EMBUKAAN SERVIKS
  • PERDARAHAN
TEKANAN DARAH
  1. Meningkat selama kontraksi disertai peninmgkatan sistolik rata-rata 15 (10-20 mmHg)
  2. Pada waktu-waktu diantara kontraksi, tekanan darah kembali ke tingkat sebelum persalinan
  3. Dengan mengubah posisi tubuh dari ntelentang ke posisi miring, perubahan tekanan darah selama kontraksi dapat dihindari
  4. Nyeri, takut dan khawatir dapat menambah meningkatnya tekanan darah
  5. Maknanya :
    • Untuk mengetahui tekanan darah yang sebenarnya pastikan mengecek     dengan baik pada interval his dg posisi ibu miring kiri
    • jika seorang wanita takut pertimbangkan bukan karena preeklamsi cari tanda lain untuk menyingkirkanya. Beri perawatan dan obat untuk menegakkan diagnose akhir jika preeklamsi belum terbukti
METABOLISME
  1. Selama persalinan metabolisme karbohidrat aerob atau anaerob meningkat dg kecepatan tetap, hal ini mterjadi karena ansietas dan aktifitas otot rangka
  2. Peningkatannya ditunjukkan dg meningkatnya suhu tubuh, nadi, pernafasan, curah jantung, dan cairan yg hilang
  3. Maknanya :
    • Peningkatan TTV akan dibahas dibawah ini. Sedangkan peningkatan curah jantung  dan cairan yang hilang mempengaruhi fungsi ginjal dan perlu mendapat perhatian serta ditindaklanjuti agar tidak terjadi dehidrasi

SUHU

  1. Sedikit meningkat selama persalinan, tertinggi selama dan segera setelah persalinan
  2. Yang dianggap normal adalah meningkat tidak > dari 0,5 °C – 1 °C yang mencerminkan peningkatan metabolisme selama persalinan
  3. Maknanya :
    • Peningkatan suhu tubuh adalah normal, namun jika persalinan berlangsung lama, suhu yg meningkat dapat mengindikasikan         dehidrsai, dan parameter lain harus dicek. Begitu juga pada Ketuban Pecah Dini (KPD) peningkatan suhu tubuh merupakan indikasi infeksi dan menjadi hal yg abnormal
DENYUT NADI (FREKUENSI JANTUNG)
  1. Perubahan yang mencolok selama kontraksi disertai peningkatan selama fase peningkatan, penurunan selama titik pucak sampai frekuensi yg > rendah daripada frekuensi diantara kontraksi, peningkatan selama fase penurunan hingga mencapai frekuensi lazim diantara kontraksi
  2. Penurunan yg mencolok selama puncak his tidak terjadi jika pasien tidur dlm posisi miring, bukan terlentang
  3. Frekuensi denyut nadi diantara his sedikit > tinggi dibanding selama periode menjelang persalinan, hal ini terjadi terjadi karena peningkatan metabolisme selama persalinan
  4. Maknanya: Sedikit peningkatan denyut nadi selama persalinan adalah normal kecuali            jika ada tanda – tanda infeksi.
PERNAFASAN
  1. Sedikit peningkatan frekuensi pernafasan adalah normal selama persalinan dan mencerminkan peningkatan metabolisme yang terjadi
  2. Hiperventilasi yang memanjang adalah temuan abnormal dan dapat menyebabkan alkalosis
  3. Maknanya :
    • Sulit untuk memperoleh temuan yg akurat dalam pernafasan  karena frekuensi pernafasan dipengaruhi oleh rasa senang, nyeri, rasa takut dan penggunaan teknik pernafasan
    • Amati pernafasan wanita dan bantu kendalikan untuk menghindari hiperventilasi yang panjang, yang ditandai dengan rasa kesemutan pada ekstremitas dan pusing
PERUBAHAN PADA GINJAL
  1. Poliuria sering terjadi pada persalinan à hal ini terjadi karena peninmgkatan lebih lanjut curah jantung selama persalinan dan peningkatan laju filtrasi glomerulus dan aliran plasma ginjal.
  2. Poluria menjadi berkurang jika mempertahankan posisi telentang selama kehamilan
  3. Sedikit proteinuria (renik, 1+) umum ditemukan pada 1/3 – 1/5 wanita bersalin, tapi keadaan menjadi abnormal jika berubah menjadi 2+.
  4. Maknanya :
    • KK harus dievaluasi tiap 2jam, utk mengetahui distensi juga hrus    dikosongkan untk cegah: (1) Obstruksi persalinan akibat KK penuh/cegah penurunan bagian terendah janin, (2) cegah hipotonia karena penekanan KK             yg lama dan retensi urin pasca partum awal.
    • Sering terjadi pada primipara, pasien anemia, partus lama, mrpkan indikasi         preeklamsia.
PERUBAHAN SALURAN CERNA
  1. Motilitas dan absorbsi lambung terhadap makanan padat jauh berkurang. Bila kondisi ini diperburuk oleh penurunan lebih lanjut sekresi asam lambung selama persalinan, maka saluran cerna bekerja lebih lambat shg waktu pengosongan lambung menjadi lebih lama. Cairan tidak dipengaruhim dan waktu yg dibutuhkan utk pencernaan dialmbung tetap seperti biasa. Makanan yg dingesti selama periode menjelang persalinan atau fase prodormal atau fase laten persalinan cenderung akan tetap berada didalam lambung selama persalinan
  2. Mual dan muntah umum terjadi selama fase transisi yg menandai akhir fase pertama persalinan
  3. Maknanya :
    • Lambung yg penuh dpt menimbulkan ketidaknyamanan selama     masa transisi. Oleh karenanya wanita dianjurkan utk tidak    makan dalam porsi besar atau minum ketika keinginan timbul guna mempertahankan energi dan hidrasi.
    • Pemberian obat oral tidak efektif selama persalinan. Perubahan saluran cerna timbul sbg respon thdp salah satu atau kombinasi           faktor berikut : CU, nyeri, takut, khawatir, obat atau komplikasi
PERUBAHAN HEMATOLOGI
  1. HB me↑ rata2 1,2 gm/100 ml, selama persalinan dan kembali ke kadar sblm persalinan pada hari I PP jika tidak ada kehilangan darah abnormal
  2. Waktu koagulasi darah ber(-) dan terdapt pe↑ fibrinogen plasma lebih lanjut selama persalinanHitung leukosit
  3. scr progresif me↑ pada kala I ±5000 hingga rata2 15.000 saat pembukaan lengkap. Setelanya tak ada pe ↑ lebih lanjut.
  4. Gula darah me↓ selama persalinan me ↓ drastis pd partus lama dan sulit, karena pe↑ aktifitas otot uterus dan skelet/rangka
  5. Maknanya :
    • Perlu waspada jika wanita tidak anemi krn HBnya masih normal saat partus, yg membuat kita mengabaikan resiko anemi saat intrapartum
    • Perubahan koagulasi darah menurunkan resiko perdarahanj PP wanita normal
    • Pe ↑ hitung leukosit tidak selalu tanda infeksi, perlu dicek jika ada gejala lain yg                         menunjukkan infeksi
    • Uji gula saat intrapartum pd DM kurang akurat
DOMINASI FUNDUS UTERI
  1. Kontraksi bermula dari fundus salah satu cornu dan merembet melintas sampai bawah
  2. Kontraksi paling lama dan kuat di fundus  tetapi mencapai puncak dan mereda secara bersamaan diseluruh bagian
  3. Sebabkan pembukaan serviks
POLARITAS
  1. Keharmonisan neuromuskuler kutub atas dan bawah rahim
  2. Kutub atas berkontraksi kutub bawah berkontraksi sedikit dan membuka Sehingga proses persalinan maju
KONTRAKSI & RELAKSASI
  1. Kontraksi tidak seluruhnya berlanjut,serabut otot tertahan sebagian dari pemendekan kontraksi dan tidak seluruhnya rileks semua (kontraksi & retraksi)
  2. Kontraksi terjadi berirama
  3. His yg adekuat adl his dg frek 2-5x dlm 10’ dg durasi > 40’’
PEMBENTUKAN SAR & SBR
  1. Akhir kehamilan terbagi menjadi 2 segmen
  2. SAR terkait dengan kontraksi,tebal dan berotot
  3. SBR disiapkan untuk pengembangan ,pembukaan serta lebih tipis
  4. SAR & SBR dibatasi oleh itsmus uteri yaitu perbatasan antaracorpus uteri dg canalis servikalis pd uterus yg tdk hamil
  5. SBR dari istmus dan panjang kira-kira 8-10 cm
PENIPISAN CERVIKS
  1. Primigravida ,ostium uteri tetap menutup hingga serviks menjadi datar dan menipis
  2. Multigravida ,lobang ostium akan membuka sebelum penipisan selesai
CINCIN RETRAKSI
  1. Sebuah garis terbentuk sar dan sbr dinamakan cincin retraksi
  2. Fisiologis :sampai pertengahan pusat dan sympisis
  3. Patologis  :mendekati pusat (cincin retraksi bandle)
PEMBUKAAN CERVIKS
  1. Proses pembukaan serviks dari keadaan yang tertutup rapat menjadi lubang yang cukup besar
  2. Primigravida pembukaan 1cm/jam
  3. Multigravida 2cm /jam
  4. Fase laten : kurang dari 4cm saat ini tidak dimasukkan dalam pengawasan karena fase ini berlangsung dalam waktu tidak menentu
  5. Fase aktif trediri dari 3 fase :
    • Akselerasi (3-4cm)
    • Dilatasi maksimal (4-9cm)
    • Deselerasi (9-10cm)
PERDARAHAN
  1. Akibat pembukaan serviks
  2. Pembuluh darah yang halus dalam parietal desidua dan chorion
PERUBAHAN PSIKOLOGIS
  1. Perubahan psikologis cukup spesifik seiring kemajuan persalinan
  2. Perubahan yg terjadi digunakan utk mengevaluasi kemajuan persalinan pd wanita dan bagaimana ia mengatasi tuntutan terhdp dirinya yg muncul dri persalinan dan tempat ia bersalin
  3. Kondisi psikologis tergantung persiapan dan bimbingan antisipasi yg ia terima selama persiapan hadapi persalinan, dukungan yg diterimanya dan pasangannya, orang terdekat, keluarga, bidan, lingkungan, bayi diharapkan atau tidak. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar